Bukti Dukung · Indikator 8 dari 13

08Manfaat Lingkungan

Manfaat lingkungan program ini berupa perjalanan yang tidak jadi ditempuh: layanan datang ke desa, dan pertemuan klinis digelar jarak jauh. Angkanya di bawah estimasi yang diturunkan dari kegiatan yang tercatat, bukan pengukuran emisi. Skor penilaian mandiri pada aspek ini rendah dengan sengaja.

3 dari 4 butir dapat dibuka tanpa akun Angka borang per 21 September 2026 Angka JEJAK dihitung saat dibuka

Butir yang diminta panitia

Disalin apa adanya dari daftar bukti panitia. Klik sebuah butir untuk langsung ke kartunya; alamat tiap kartu dapat disalin dari tautan di kaki kartu.

  1. 8.1 Dokumentasi telekesehatan Sebagian terbuka
  2. 8.2 Data/pembuktian pengurangan perjalanan Sebagian terbuka
  3. 8.3 Dokumentasi pengendalian penyakit berbasis lingkungan Sebagian terbuka
  4. 8.4 Bukti air bersih dan sanitasi di lokasi program Terbatas

Penilaian mandiri aspek lingkungan

Skala 1 sampai 5 dari formulir pengajuan, ditampilkan per butir tanpa dirata-ratakan.

Pengurangan perjalanan pasien dan rujukan 2/5
Pengendalian penyakit menular berbasis lingkungan 2/5
Dorongan sanitasi dasar 1/5

Bukti per butir

8.1

Dokumentasi telekesehatan

Sebagian terbuka

Telekesehatan tercantum sebagai indikator proses dalam petunjuk teknis: konsultasi jarak jauh antarfasilitas dan dengan tenaga kesehatan lain. Praktik itu sudah berjalan bertahun-tahun sebelum ada modulnya, dan jejaknya ada di logbook: mahasiswa yang ditempatkan terpencar di klinik dan rumah sakit membahas kasus pasien nyata bersama preseptor dan konsulen lewat pertemuan daring, dan lokasinya mereka tulis sendiri sebagai Zoom, Google Meet, atau Daring pada saat kegiatan berlangsung.

Bukti

Dari logbook JEJAK Pertemuan jarak jauh yang tercatat di JEJAK

71kehadiran diskusi kasus yang digelar daring
21mahasiswa mencatatkannya
127lokasi berbeda tempat diskusi kasus luring digelar

Dihitung dari kolom lokasi pada logbook yang diisi peserta sendiri pada saat kegiatan: baris yang lokasinya ditulis Zoom, Google Meet, Daring, atau Online. Rentangnya 28 Agu 2023 sampai 23 Sep 2026. Pembandingnya: 384 kehadiran diskusi kasus yang digelar luring tersebar di 127 tempat berbeda — itulah jarak yang tidak perlu ditempuh ketika sesinya digelar jarak jauh.

Modul khusus di JEJAK belum menambah apa pun pada angka di atas: Case-Based Discussion terjadwal 2 sesi dan Konsultasi Klinis jarak jauh 0 konsultasi, keduanya baru dibuka September 2026. Penghitungnya dibiarkan di sini supaya terisi sendiri ketika dipakai.

Konteks — bukan bukti klaim ini

Yang belum tersedia. Yang tercatat adalah diskusi kasus antara mahasiswa dan pembimbingnya, bukan konsultasi pasien jarak jauh; pasiennya tidak ikut dalam pertemuan itu. Pertemuannya sendiri digelar di kanal luar JEJAK, jadi yang tersimpan hanya lokasi yang diketik peserta, bukan tautan atau rekamannya. Modul Case-Based Discussion terjadwal dan Konsultasi Klinis di JEJAK baru dibuka September 2026 dan belum dipakai, dan konsultasi dokter desa dengan Puskesmas berlangsung di luar JEJAK.

8.2

Data/pembuktian pengurangan perjalanan

Sebagian terbuka

Perjalanan dihindari dari dua arah. Layanan digelar di titik warga — kunjungan rumah dokter desa, Posyandu, Posbindu, Prolanis — dan pertemuan akademik digelar daring sehingga mahasiswa yang terpencar di wahana tidak perlu berkumpul. Yang benar-benar hilang dihitung bersih, dengan dua pengurang yang ditampilkan terbuka di tabel: hanya sebagian peserta yang memang akan berangkat seandainya kegiatan tidak digelar begitu, dan perjalanan petugas yang menggantikannya ikut dikurangkan. Kunjungan rumah Longcase karena itu bernilai nol — perjalanannya berpindah ke mahasiswa, bukan hilang.

Bukti

Estimasi dari data JEJAK Estimasi perjalanan dan emisi yang terhindarkan

Kelompok kegiatanHadir tanpa menempuh perjalananPorsi yang memang akan berangkat (asumsi)Perjalanan petugasPerjalanan bersih
Kunjungan rumah dokter desa
Satu kunjungan menjangkau beberapa orang di rumah yang sama atau berdekatan
1.016 80%
Yang dikunjungi adalah warga dengan keluhan atau penyakit yang perlu ditindaklanjuti
240 573
12 km PP → 6.876 km
Layanan di titik warga — Posyandu
316 kegiatan digelar di desa
12.030 30%
Penimbangan balita sebagian besar akan dilewatkan, bukan dipindahkan
316 3.293
12 km PP → 39.516 km
Layanan di titik warga — Posbindu
145 kegiatan digelar di desa
10.907 30%
Skrining faktor risiko; sebagian besar tidak akan datang sendiri ke fasilitas
145 3.127
12 km PP → 37.524 km
Layanan di titik warga — Prolanis
55 kegiatan digelar di desa
3.005 80%
Peserta penyakit kronis punya jadwal kontrol rutin ke fasilitas
55 2.349
12 km PP → 28.188 km
Diskusi kasus klinis jarak jauh
Case-based discussion, referat kasus, dan long case yang digelar daring; 21 mahasiswa
71 60%
Sebagian peserta sedang berada di wahana tempatnya ditempatkan; perjalanan preseptor dan konsulen tidak ikut dihitung sama sekali
0 43
20 km PP → 860 km
Tutorial dan sesi pakar daring
Tutorial, sesi pakar, dan bimbingan akademik tanpa mengumpulkan peserta di satu ruang; 63 mahasiswa
289 50%
Sebagian sesi jatuh pada hari kuliah yang tetap akan didatangi
0 145
20 km PP → 2.900 km
Ujian dan penilaian daring
Penilaian yang dijalankan jarak jauh; 28 mahasiswa
104 50%
Sebagian ujian jatuh pada hari kuliah yang tetap akan didatangi
0 52
20 km PP → 1.040 km
Kunjungan rumah Longcase
Bernilai nol dengan sengaja: perjalanan berpindah, bukan hilang. Manfaatnya berupa waktu warga (butir 7.1)
2.868 100%
Pasien memang perlu diperiksa, tetapi perjalanannya berpindah ke mahasiswa dan preseptor
2.868 0
12 km PP → 0 km
Perjalanan yang benar-benar tidak jadi ditempuh 9.582
116.904 km
Skenario jarakJarak totalBahan bakar tidak terbakarEmisi terhindarkan
Konservatif
Separuh dari jarak yang diasumsikan
58.452 km 1.461 liter 3.376 kg CO₂
Tengah
Jarak seperti tertulis pada tabel di atas
116.904 km 2.923 liter 6.751 kg CO₂
Atas
Dua kali jarak itu; desa dan wahana berakses jauh
233.808 km 5.845 liter 13.502 kg CO₂

Ringkasnya: 9.582 perjalanan pulang-pergi tidak jadi ditempuh, sekitar 116.904 kilometer, dan pada skenario tengah itu setara 6.751 kg CO₂ yang tidak dilepaskan. Dasar hitung: sepeda motor 40 km per liter dan faktor emisi default IPCC 2006 untuk bensin, 2,31 kg CO₂ per liter — setara 58 gram CO₂ per kilometer. Jarak pulang-pergi diasumsikan 12 km untuk warga menuju fasilitas terdekat dan 20 km untuk mahasiswa menuju kampus atau tempat sesi digelar. Angka ini bergerak mengikuti data JEJAK.

Konteks — bukan bukti klaim ini

JEJAK hari ini Kegiatan lapangan per jenis layanan

Jenis layananSasaran menurut borangKegiatanPeserta tercatat
Posyandu Ibu hamil, bayi, dan balita (KIA–KB–gizi) 316 12.030
Posbindu Dewasa dan lansia — skrining penyakit tidak menular 145 10.907
Prolanis Penderita hipertensi dan diabetes melitus 55 3.005
Kunjungan Rumah Kasus khusus: ibu hamil risiko tinggi, ODGJ, lansia 240 1.016
Penyuluhan Masyarakat umum dan remaja 283 13.534
Rawat Jalan Pelayanan klinik di desa, Poskesdes, dan Posyandu 714 11.494

Peserta dijumlah per kegiatan, belum terdeduplikasi antarkegiatan. Rincian per lokasi ada pada rekap kegiatan lapangan.

Media sosial Gambaran jarak tempuh layanan di desa lokus — 1 unggahan

Lima teratas dipilih beragam desa (sasaran terbanyak per desa), sisanya urut tanggal.

Yang belum tersedia. Dua hal masih asumsi, bukan data: jarak pulang-pergi tiap kelompok (jarak desa ke fasilitas dan jarak mahasiswa ke tempat sesi belum didata di JEJAK, sehingga dipakai satu angka per kelompok dengan tiga skenario penskalaan) dan porsi peserta yang memang akan berangkat. Kegiatan daring yang tidak menggantikan perjalanan — belajar mandiri, refleksi, penetapan target — sengaja tidak ikut dihitung. Emisinya dihitung, bukan diukur.

8.3

Dokumentasi pengendalian penyakit berbasis lingkungan

Sebagian terbuka

Dokumentasi kegiatan desa siaga iklim dan perilaku hidup bersih dan sehat di desa lokus dan desa binaan.

Bukti

Media sosial Unggahan dokter desa — 4 unggahan

Lima teratas dipilih beragam desa (sasaran terbanyak per desa), sisanya urut tanggal.

Community Project Community Project perilaku hidup bersih dan sehat — 6 kegiatan

  • Laporan CERIA (Cegah Diare dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) Klinik Madani Pratama Tasikmalaya · 30 Mei 2026 · Laporan
  • Laporan GEBRAK (Gerakan Bersama Berantas Jentik) Klinik Taruma · 30 Mei 2026 · Laporan · Video
  • Laporan Operasi Jentik Gandok 2 - Kelompok 6.3 Klinik Avicenna · 5 Des 2025 · Laporan · Video
  • Laporan Escape Room: Kabur dari Kuman Jahat Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Guna Menghindari Demam Tifoid Klinik Pratama Az-Ziva · 5 Des 2025 · Laporan
  • Laporan HEBAT (Hidup Bersih dan Sehat dengan Mencuci Tangan) (Wahana tidak disebutkan) · 19 Des 2024 · Laporan
  • Laporan CERIA: CEGAH DAN ERADIKASI PAROTITIS BERSAMA DOKTER KECIL MELALUI PRAKTIK PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) (Wahana tidak disebutkan) · 13 Des 2024 · Laporan · Video

Yang belum tersedia. Dampaknya terhadap penyakit berbasis lingkungan belum diukur.

8.4

Bukti air bersih dan sanitasi di lokasi program

Terbatas

Petunjuk teknis mensyaratkan tempat tinggal dokter desa memiliki akses air bersih dan sanitasi layak. Kondisi air bersih dan sanitasi desa lokus sendiri belum didata.

Bukti

Yang belum tersedia. Kondisi air bersih dan sanitasi pada desa lokus belum diukur; skor penilaian mandiri untuk dorongan sanitasi dasar adalah 1 dari 5.